
Kecewa,, munkin terlalu “eksklusif” dan terasa jauh tapi setidaknya aku masih dengan diriku sendiri untuk seterusnya. Seandainya kesalahan-kesalahan memiliki dosanya sendiri maka aku akan berhenti minta maaf, biar bukan kita yang meleburkannya, karena tuhan tahu tapi menunggu. Iya kamu,, gara-gara kamu dan mungkin tidak hanya sekedar itu, dirikupun yang terlalu muda merasa sesuatu tentang segala hal yang remeh-temehpun ! Bertahan, hanya bertahan sampai sekarang dan peka terhadap segala sesuatu. Hal ini terlalu berpengaruh terhadap diriku yang sekarang, oreng yang introvert yang sedang dalam puncak sukacitanya, dan bias saja menjadi lebih ekstrovert. Terasa sedikit sempurna yang cenderung membuatku sering menyalahkan diri sendiri dan menjadi rendah diri..
Membaca, menulis, dan berhitung ! memikirkan segala sesuatu baik dan buruk yang kadang jadi sedikit egois, pendendam, dan murung. Butuh pengorbanan dan ketekunan, sekali aku memilih sesuatu maka aku akan tetap pada pilihanku. Aku tidak dilahirkan tanpa apa-apa, Aku menatap malam,,
Malam menatap setan,,
Setan menatap tuhan,,
Tuhan menatap langit,,
Serta pandang yang memastikan “untukmu”
Mulai ragu dengan semunya, dan saat ini sedikit berlanjut dengan sedikit kebohongan yang diulang-ulang karena akhirnya akan menjadi kebenaran. Menjaga pilihan dengan tidak mudah kerena terlupa segera jika aku mulai teringat akan bayang-bayang masa lalu. Sepanjang hari ini aku akan tetap berusaha dengan Sesutu yang baik dengan berfokus pada saat ini dan tetap tenang. Atau mungkin sudah aus karena waktu yang berkepanjangan,m dalam dan tersimpan akhirnya patah. Ta’ apa dan masih ta’ mau baik.
Bagiku,,
Padamu ya tuhan, adalah hal yang naïf
Padanya, ya,, dirimu
Adalah hal yang nyata
Bagiku,,
Dan tiga penjuru itu mengarah tepat ke arahku, masa-masa itu yang sudah berlalu dengan mereka, kembali tiga angka mulai berputar-putar dikepalaku. Ada urusan apalah, tapi aku kira kita tidak ada masalah, karena aku berharap tuhan-tuhan itu mengerti hambanya yang satu ini.
Biarkanaku berkeliaran,,
Biarkan diri ini bertebaran,,
Kesana dan kesini,, menuai arah di ujung penjuru,,
Penjuru yang dicampakkan,,
Dibiarkan dan berkeliaran kesana dan kesini,,
Negatif person, I’am out,, I’am out,, and I’am out,, pull me under, sedalam-dalamnya perasaan itu. Dan berharap yang baik-baik itu hanya untukmu seorang, hujan awal musim itu kembali menghampiri dalm kalbu ini. Ada yang salah dengan diri-ku, tapi disebelah mananya ! dan sepertinya menyakitkan. Mendekati semuanya dan jangan terlalu dekat dengan kemauan mereka, karena dari awal aku sudah mulai curiga. Berpikir tentangnya dalam keadan baik aku baik-baik saja, dan dalam keadaan buruk akupun baik-baik saja. Hujan sore itu dan segumpal dara tersa dingin, bukan karena tak ingin peduli, hanya tak ingin memaksa “move to find confidence”. Karena segala sesuatu itu berada dan berasal dari dalam diriku, bersalah kepada dirimu dan berdosa kepada-Nya.
Ingin sembuh dari semua ini dan kembali seperti dulu “I’ll be back” tuhan aku disini dan tak akan pergi. Hari ini terciptanya karena ingatan-ingatan ini sehari dan seumur hidup, apapun itu akan berakhir untukmu seorang. Ketika berbicara jujur dan apa adanya tidak sebaik berkata yang seharusnya malam-malam ini, maaf diri ini tak bias member semua permintaanmu tapi aku bisa mengabulkan semua do’a-do’a-mu. Semuanya terlalu indah dari pada do’a-do’a kecilmu, dan dalam gelap keyakinan itu berubah menjadi iman yang seterang cahaya malam.
Remuk redam semuaya tentang malam silahkan tutup, tapi malam aku yang tutup.
Ada pikiran ini melangkahi kakiku,,
Ada pikiran ini menatap mataku,,
Ada pikiran ini mendengarkan telingaku,,
Ada pikiran ini mencumbu bibirku,,
Ada pikiran ini menyetubui tubuhku,,
Ada pikiran ini jauh disini, darimu,,
Berhayal menembus impian hingga pikiranku bengko’ ! merasakan pikiran dan memikirkan perasaan yang sangat membingungkan, tak tahu kenapa, tapi yang jelas semuanya bisa terjadi begitu saja. Bukankah dia adalah bagian yang paling mengetahui apa yang ada dalam dada manusia. Kepada dewa-dewa, aku berharap dalam kehidupan berikutnya tidak akan dilahirkan untuk berpisah dengannya.
Diam,,
Hatiku dan hatimu,,
Tanpa kata dan tanpa jawab,,